Proseding Senapati 2015

Ekstraksi Bahan Pewarna Alami dari Daun Indigofera dengan Jet-Spray Aerator

 Ida Bagus Putu Sukadana1), I Made Rajendra2) dan Ida Ayu Anom Arsani3)

Abstrak: Metode pembuatan bahan pewarna alami kain tradisional batik dan tenun yang telah dikenal adalah fermentasi. Khusus untuk warna biru indigo, proses fermentasi dapat dilanjutkan dengan ekstraksi untuk mendapatkan pasta indigo. Proses ekstraksi dapat dilakukan secara mekanis, yaitu dengan pengeburan, maupun secara kimiawi. Untuk mempercepat produksi, proses pengeburan secara manual digantikan dengan aerator. Prototipe erator yang telah dibuat berupa tabung aerasi berbahan acrylic, berdiameter dalam 240 mm dengan tebal 5 mm. Tinggi tabung dibuat 1m untuk menyediakan ruang yang cukup bagi buih indigo yang terbentuk. Bagian bawah tabung dilengkapi dengan selang udara berbentuk spiral yang memiliki 5 lubang berdiameter 0.2, 0.4 dan 0.6 mm, diposisikan merata disepanjang ketinggian larutan dalam tabung. Suplai udara didapatkan dari tabung kompresor berkemampuan 1 pk. Aerator ini didesain untuk 10 liter larutan fermentasi 1 kg bahan tarum (indigofera). Hasil optimum ditinjau dari massa pasta yang dihasilkan didapatkan pada tekanan suplai 2 bar dengan waktu 60 menit.

Kata kunci : aerator, ekstraksi, bahan pewarna alami, indigofera