Proseding Senapati 2015

Kajian Pengaruh Temperatur Approach Evaporator dan Kondenser serta Pengaruhnya terhadap Kinerja Sistem AC Water Chillers

I Nyoman Gede Baliarta, Made Ery Arsanaa dan I Putu Sastra Negara

ABSTRAK : Temperatur approach dari kondenser dan evaporator merupakan parameter operasi kritis dari suatu sistem AC (air conditioning) tipe water chiller. Meningkatnya temperatur approach pada kondenser dan evaporator merupakan indikasi bahwa perpindahan panas pada kedua komponen ini sudah mulai menurun. Sebagai akibatnya temperatur lift dari sistem kompresor akan meningkat yang disertai dengan peningkatan energi yang dikonsumsi oleh sistem AC. Oleh karena itu memonitor temperatur approach dan mengetahui pengaruh temperatur approach terhadap karakteristik operasional suatu sistem AC merupakan suatu tindakan preventif untuk menjaga agar suatu sistem AC sentral tetap dapat beroperasi pada kondisi optimal dan tidak boros energi. Paper ini mengkaji secara numerik dan eksperimental pengaruh temperatur approach terhadap kinerja suatu sistem AC sentral tipe water chiller. Karakteristik kinerja sistem AC sentral dianalisis pada berbagai temperatur approach. Empat buah sistem AC dengan refrigeran R-22, R-134a, R-407c dan R-410a telah diinvestigasi. Hasil dari investigasi numerik dan eksperimental menunjukkan bahwa peningkatan temperatur approach kondenser sebesar 1 K dapat menyebabkan penurunan kinerja sistem AC sentral 3,45%; 3,4%; 3,3% dan 3,6% berturut turut untuk sistem dengan refrigeran R-22, R-134a, R-407c dan R-410a. Paper ini juga menyajikan karakteristik kinerja sistem AC sentral tipe water chiller pada berbagai temperatur approach dan berbagai jenis refrigeran.

Kata kunci: Temperatur-approach, kondenser, evaporator, performansi dan AC-sentral