Proseding Senapati 2015

Pengujian Arak Bali Sebagai Aditif Bahan Bakar

 I Made Suarta, I Putu Darmawa

Abstrak: Arak diperoleh dari penyulingan tuak (nira) dari pohon rontal, enau atau kelapa  yang mempunyai sifat mudah terbakar (flameable). Arak  adalah etanol jika proses penyulingan dengan temperatur 78,1oC menghasilkan arak (etanol) dengan kadar lebih tinggi yang sering disebut arak api di Bali. Secara teoritis proses penyulingan akan menghasilkan arak dengan kadar maksimum 95,5% yang sering disebut etanol Azeotrop. Langkah pertama yang dilakukan dalam pengujian arak bali sebagai bahan bakar adalah pengujian terhadap kadar air. Pengujian kadar air  Arak bali hasil Laboratorium Kimia adalah 70% atau etanol 30%. Selanjutnya dilakukan distilasi lanjutan untuk mengurangi kadar air sampai komposisi azeotrope.  Pengujian  kecepatan pembakaran  arak bali dilakukan dalam ruang bakar cylinder shell. Proses pembakaran  direkam menggunakan kamera kecepan tinggi yaitu 420 fps. Hasilnya menunjukkan bahwa kecepatan pembakaran arak bali komposisi azotrope lebih tinggi dari etanol  99% pada campuran stoichiometri dan kaya.

Kata Kunci: Arak, etanol basah, kecepatan pembakaran