Proseding Senapati 2015

PEMANFAATAN KOMBINASI METODE WASTEWATER GARDENT (WWG) DENGAN METODE FILTRASI UNTUK MEMINIMALISASI KEKERUHAN PADA LIMBAH PENCELUPAN

I Made Arsawan, ST.M.Si & Ir. I Putu Sastra Negara, M.Si

Abstrak: Industri pencelupan merupakan sektor industri yang sangat potensial di Kota Denpasar dan pelaku industri ini kebanyakan adalah industri rumahan dimana manajemen pengelolaannya sangat sederhana. Biaya yang besar dalam pengolahan limbah menjadikan banyak pengerajin industri kecil yang tidak melakukan pengolahan limbah yang dihasilkan dari proses produksinya. Kekeruhan merupakan salah suatu parameter kualitas air yang dapat memberikan gambaran tentang tercemar dan tidaknya suatu perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalisir kekeruhan pada limbah pencelupan yang ada di Kota Denpasar. Karakteristik limbah pencelupan biasanya homogen, karena setiap pengerajin menggunakan metode dan material yang sama, sehingga dalam penelitian ini diambil sample pada salah satu pengrajin pencelupan yang ada di Kota Denpasar. Sample limbah yang diambil selanjutnya diukur nilai kekeruhannya di laboratorium, selanjutnya setelah diketahui nilai kekeruhannya dicoba dicarikan solusi metode pengolahan limbah yang dapat meminimalisir nilai kekeruhan yang terkandung dalam limbah. Kombinasi metode Wastewater Gardent (WWG) dengan metode filtrasi dicoba diterapkan dalam pengolahan limbah ini. Untuk mengetahui tingkat kejenuhan dari sistem yang dibuat sample setelah pengolahan diambil dua kali yaitu diawal proses dan diakhir proses. Dari penelitian yang telah dilakukan didapat hasil pengukuran nilai kekeruhan dari limbah pencelupan sebelum pengolahan adalah 5431,23 mg/l. Hasil ini menunjukkan kualitas limbah pencelupan ini dari sisis parameter kekeruhan masih diatas ambang batas maksimum yang diijinkan menurut  KEP-51/MENLH/10/1995 tentang baku mutu limbah cair bagi kegiatan industri dimana dari standar baku mutu I 2000 mg/l dan baku mutu II 4000 mg/l. Setelah sample diberikan perlakuan  didapat hasil nilai kekeruhannya menurun menjadi 2676,6 mg/l diawal pengamatan dan diakhir pengamatan menjadi 2769,41 mg/l. Hasil ini menunjukkan ada peningkatan kualitas limbah kearah yang lebih baik setelah diberikan perlakuan.

Kata Kunci: Wastewater Gardent, Filtrasi, Limbah Pencelupan