Proseding Senapati 2015

Pemakaian Pisau Bajak Ergonomis Meningkatkan Derajat Kesehatan dan Kepuasan Kelompok Tani Kembang Sari Bedugul

I Ketut Widana, I Ketut Sutapa, Ni Wayan Sadiyani

Abstrak : Penelitian ini adalah implementasi ergonomi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani. Petani yang sejahtera adalah petani yang jarang sakit sehingga biaya berobat dapat dialokasikan untuk membeli makanan bergizi. Petani yang sejahtera adalah petani yang bisa menikmati dan mensyukuri profesinya, sehingga selalu bahagia dan tidak berprofesi ganda atau beralih profesi. Dalam penelitian ini dilakukan redesain pisau bajak atau singkal dari traktor capung sehingga sesuai dengan antropometri dan kebutuhan petani. Hasil penelitian menunjukkan rerata frekuensi denyut nadi kerja sebelum redesain alat adalah 132,32 denyut/menit dan setelah redesain 107,62 denyut/menit atau menurun 18,67%. Skor keluhan muskuloskeletal sebelum memakai pisau bajak redesain adalah 59,63 dan setelah redesain 42,22 atau menurun 29,20% dan skor kelelahan sebelum redesain 55,63 dan setelah redesain 47,16 atau menurun sebesar 15,26%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa derajat kesehatan kerja petani semakin membaik setelah memakai alat yang disesuaikan dengan ukuran tubuh mereka. Untuk tingkat kepuasan dipakai ukuran persepsi dan ekspektasi. Persepsi petani sebelum redesain adalah 2,57 dan setelah redesain 3,40 pada skala Likert atau ada peningkatan sebesar 24,41% demikian juga ekspektasi petani meningkat sebesar 13,79%, yaitu dari skor 3,25 menuju 3,77. Gap antara ekspektasi dan persepsi sebelum redesain sebesar 0,68 sedangkan setelah redesain 0,37 atau terjadi peningkatan kepuasan sebesar 45,59%

Kata kunci: beban kerja, keluhan muskuloskletal, kelelahan, kepuasan