Proseding Senapati 2015

Rancang Bangun Stasiun dan Organisasi Kerja Industri Kreatif Berbasis Ergonomi

 I Gede Oka Pujihadi, Ni Wayan Sadiyani

Abstrak : Isu pemberdayaan industri kreatif di tanah air banyak didengung-dengungkan pada lima tahun terakhir. Banyak aspek telah mendapatkan perhatian dan perbaikan, namun yang menyentuh aspek fisiologi pekerja belum mendapatkan porsi perhatian yang memadai. Pada penelitian ini segala usaha untuk meningkatkan kinerja perajin mengambil titik berat pada aspek manusia yang mengendalikan mesin atau peralatan. Rancang bangun pada stasiun dan organisasi kerja adalah intervensi yang dilakukan pada proses kerja. Hasil penelitian menunjukkan rerata frekuensi denyut nadi kerja sebelum intervensi adalah 129,02 denyut/menit dan setelah intervensi 102,13 denyut/menit atau menurun 20,84%. Skor keluhan muskuloskeletal sebelum intervensi adalah 51,43 dan skor setelah intervensi 41,65 atau menurun 19,03% dan skor kelelahan sebelum intervensi 53,76 dan setelah intervensi 43,98 atau menurun sebesar 18,20%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa derajat kesehatan kerja perajin semakin membaik setelah intervensi ergonomi. Hal yang sama juga terjadi pada tingkat kepuasan. Setelah intervensi kepuasan kerja meningkat sebesar 26,61%

Kata kunci: beban kerja, keluhan muskuloskletal, kelelahan, kepuasan